Belajar Melalui Model untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS GEOGRAFI)

0
84

Oleh :

Dra. Hj. Yurnalis Nurdin, M.Pd

Widyaiswara Madya

Balai Diklat Keagamaan Palembang

e-mail : yurnalisnurdin@gmail.com     

Abstrak: Belajar melalui model  dalam ilmu pengetahuan sosial (IPS geografi) merupakan sala satu upaya dalam peningkatan, dan pembinaan terhadap guru-guru (IPS) mulai dari tingkat SD/MI/SDLB sampai dengan SMP/MTs/SMPLB serta tingkat MA/MAK untuk menyajikan  materi pembelajaran/bahan ajar melalui model untuk mata pelajaran IPS pada umumnya dan IPS Geografi pada khususnya , yang akan disampaikan di dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lapangan. Adapun yang menjadi tujuan kajian dalam tulisan  ini; (1) untuk guru adalah agar guru-guru IPS dapat mengerti  apa yang dimaksud dengan belajar melalui model , mempermudah penyampaian guru dalam proses KBM, membuat dan mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip penyusunan materi pembelajaran/ bahan ajar, sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. (2) untuk peserta didik adalah mempermudah penerimaan tujuan dari pembelajaran, membantu menemukan makna diri (jati diri) di dalam lingkungan sosial dan memecahkan dilemma dengan bantuan kelompok. Dengan pembelajaran melalui model peserta didik akan mengetahui perjalanan hidup serta aktivitas kerja keras seseorang dalam mencapai kesuksesan.

Kata Kunci : Belajar melalui model  dalam KBM IPS MTs

 

 BELAJAR MELALUI MODEL  UNTUK ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

(IPS GEOGRAFI)

  

A.  PENDAHULUAN

      Didalam Permen Diknas Nomor 22 tahun 2006, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari SD/MI/SDLB sampai SMP/MTs/SMPLB. IPS mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Pada jenjang SMP/MTs mata pelajaran IPS memuat materi Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, peserta didik diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, dan bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.

Di masa yang akan datang peserta didik akan menghadapi tantangan berat karena kehidupan masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Oleh karena itu mata pelajaran IPS dirancang untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat dalam memasuki kehidupan bermasyarakat yang dinamis.

Mata pelajaran IPS disusun secara sistematis, komprehensif, dan terpadu dalam proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. Dengan pendekatan tersebut diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan.

Mata pelajaran IPS di MTs bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.

1.   Mengenal  konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan  masyarakat dan lingkungannya

2.   Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu,  inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial

3.   Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan

4.   Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.

 

Dalam Permen Diknas Nomor 22 tahun 2006 tersebut juga sudah diterangkan bahwa,  mata pelajaran IPS di MTs mempunyai ruang lingkup meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1.   Manusia, Tempat, dan Lingkungan

2.   Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan

3.   Sistem Sosial dan Budaya

4.   Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.

Berdasarkan tujuan dan ruang lingkup mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)  MTs yang tercantum dalam Permendiknas tahun 2006 tersebut, betapa strategisnya kajian tentang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)  dalam ikut serta mewujudkan jati diri warga Negara Indonesia yang dalam ikut serta mewujudkan jati diri warga Negara Indonesia  demokratis, bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai sudah barang tentu dalam pelaksanaan proses pembelajarannya haruslah diselenggarakan dengan baik dan senantiasa memperhatikan berbagai temuan dan inovasi pendidikan terutama di bidang strategi pembelajaran. Yang demikian ini menjadi penting adanya karena strategi pembelajaran yang baik akan dapat menciptakan kondisi pembelajaran yang kreatif, dinamis, dan jauh dari situasi yang mekanistis. Strategi pembelajaran IPS diharapkan kemampuan pendidik untuk menyebutkan, membedakan, dan menerapkan, strategi-strategi pembelajaran dalam proses pembelajaran diantaranya  adalah belajar melalui model dalam proses kegiatan belajar mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)  di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dalam tulisan ini akan dipaparkan beberapa contoh pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan (PAKEM)  melalui model   untuk mata pelajaran IPS geografi tingkat MTs.

 

B.  PEMBELAJARAN MELALUI MODEL DALAM KEGIATAN BELAJAR 

      MENGAJAR IPS GEOGRAFI

 Pengertian Model

  • Model adalah tiruan benda asli yang ukurannya diperkecil Jadi karakteristik benda aslinya masih ada pada model. Model adalah alat peraga pilihan pertama jika benda aslinya tidak ada. Untuk membuat model dapat menggunakan bahan-bahan yang sudah tersedia di lingkungan kita. Dirjen Dikdasmen (2004).
  • Udin Saripudin dalam Nursid Sumaatmadja (2007:12.8) mendefenisikan   model sebagai  kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan sesuatu kegiatan. Dalam pengertian lain model juga diartikan sebagai barang atau benda tiruan dari barang atau benda yang sesungguhnya, seperti globe adalah model dari bumi tempat kita hidup.

Model pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar. Istarani (2000:1)

Pembelajaran melalui model bertujuan untuk membantu peserta didik menemukan makna diri (jati diri) dai dalam lingkungan sosial dan memecahkan dilema dengan bantuan kelompok. (Hamzah B Uno, 2007:32)

 

  1. Pembelajaran Melalui Model (Mencari Data Dari Globe)
  1. a.      Pengantar

Globe adalah, tiruan benda aslinya yaitu bumi dengan ukuran yang diperkecil. Dengan bermain model bumi, kepada peserta didik  dilatihkan dan ditumbuhkembangkan keterampilan mengamati. Oleh karena globe tidak dapat dibuat mainan, maka sebagai pengganti digunakan jeruk, agar peserta didik dapat mengoptimalkan semua inderanya dalam mengamati suatu obyek, mulai dari warna, bau, kasar-halus permukaannya, dan sebagainya (untuk jeruk boleh jeruk Bali, jeruk manis, apalagi  jeruk purut sangat bagus karena memang kulitnya sudah berkerut menyerupai permukaan bumi yang terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi).

  1. b.      Indikator

Setelah selesai proses belajar mengajar peserta didik dapat :

  • Mengajukan pertanyaan sebanyak mungkin sambil mengamati globe
  • Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan guru dengan

mencari data yang terpapar pada globe

  • Menunjukkan bentuk bumi yang sesungguhnya
  • Menirukan rotasi bumi
  • Menunjukkan garis lintang dan garis bujur
  • Menunjukkan kemiringan sumbu bumi
  • Mencari informasi geografi pada globe.
  1. c.       Bahan dan alat

Bahan dan alat yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Globe
  • Kertas untuk menjawab tugas-tugas
  • Alat-alat tulis.
  • Jeruk.

 

  1. d.      Skenario pembelajaran (waktu disesuaikan dengan tempat masing-masing)

 

 

Langkah-langkah kegiatan adalah sebagai berikut :

  • Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  • Membentuk kelompok yang anggotanya 4-5 orang, dan membentuk ketua kelompok , sekretaris kelompok  dan anggota.
  • Tiap kelompok/kepada setiap peserta didik  dibagikan satu buah jeruk (jeruk boleh disediakan guru atau dibawa oleh peserta didik yang sebelumnya sudah diberi tahu). Masing-masing memegang, mangamati, dan mengupas jeruk sambil mendengarkan pertanyaan yang diajukan guru (10’). Pertanyaan yang diajukan guru dapat dilihat pada jaringan topik berikut ini.

 

  • Setiap kelompok menuliskan jawaban atas 8 pertanyaan yang tercantum pada

jaringan topik dalam bentuk narasi disertai gambar (30’)

  • Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membacakan hasil diskusinya/presentasi

 

Jawaban dari diskusi kelompok diharapkan seperti berikut ini!

  1. Karena globe tidak bisa diambil bagian-bagiannya, yang tiap bagiannya menunjukkan jarak 15 derajad bujur atau 1 jam  perbedaan waktu, digunakan jeruk. Setelah jeruk dikupas, gambar tampak depan akan memperlihatkan garis-garis bujur seperti pada globe. Gambar tampak atas mirip dengan yang terlihat pada daerah kutub utara pada globe. Gambar penampang jeruk memprlihatkan inti bumi di mana terdapat magnet.
  2. Benda ini bentuknya bulat, agak pipih jika diremas-remas, seperti ada batas-batas dan sedikit kenyal seperti karet. Baunya sedikit asam, jika dikupas mungkin banyak mengandung air. Benda ini beratnya satu buah kurang lebih 2 ons. Warnanya kuning berbecak hijau seperti warna biru langit yang sedikit tertutup awan. Jika kita lemparkan di lantai tidak berputar mulus seperti bola, tampak bergerenjal tidak rata. Kedua permukaan atas dan bawah ada titik seperti poros. Jika dilambungkan tampak mantap tertanda padat.
  3. Setelah dikupas baunya menyengat hidung, rasa asamnya mulai mendominasi. Ternyata didalamnya terbagi-bagi menjadi belahan. Tampak depan seperti buah labuh. Tiap bagian seperti berurat putih.
  4. Ini buah jeruk
  5. Kalau dipegang dan kita remas-remas menggambarkan seolah kita meremas-remas sesuatu yang indah
  6. Kalau dicium baunya sudah menggambakan rasanya
  7. Kalau kita kupas bentuk dalamnya bersap-sap seperti buah manggis
  8. Kalau kita makan rasanya manis-manis asam gurih
  9. Kalau digulirkan menggelinding seperti bola.

 

  • Setiap kelompok,  sambil mengamati globe, buatlah daftar pertanyaan sebanyak mungkin (20’)
  • Jawablah pertanyaan dalam daftar dengan mencari data dari globe (60’)

 

                   Jawaban dari diskusi kelompok diharapkan seperti berikut ini

 

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1.

2.

3.

4.

5.

 

6.

7.

 

8.

 

9.

10.

11.

 

12.

 

13.

 

14.

 

15

16

 

17.

 

18.

19.

20.

Dst..

Ada berapa benua yang ada di bumi?

Benua apa yang terbesar?

Benua apa yang terbesar dan yang terkecil

Indonesia masuk benua apa?

Aakah yang dimaksud dengan garis lintang dan garis bujur?

Berapa derajad jarak setiap garis bujur?

Tuliskan letak Indonesia ditinjau dari segi lintang dan bujur?

Negara-negara apa yang bertetangga dengan Indonesia?

Tuliskan lima pulau besar  di Indonesia

Mengapa Indonesia beriklim tropis

Selat apa yang menghubungkan pulau Jawa dan pulau Sumatera

Disebut selat apa antara Malaysia  dan pulau Kalimantan

Laut apa yang menghubungkan Artik dan samudera Pasifik?

Laut apa yang memisahkan antara benua Asia dengan Afrika

Tuliskan 2 kutub yang ada di globe

Di negara  kita pulau apa yang dilalui katulistiwa

Samudera apa yang mengitari negara Indonesia

Gunung apa yang tertinggi di dunia?

Sungai apa yang terbesar di Indonesia?

Mengapa Indonesia beriklim tropis?

Dll nya.

 

 

  1. Pembelajaran Melalui Model (Mencari Data Dari Peta/Atlas)
  1. a.      Pengantar

Sekarang banyak peserta didik kita sudah tidak mengingat kota/daerah, sungai gunung, pelabuhan udara, dan lokasi lain jika disodori peta buta. Masih perlukah kita menghafal semua itu, dan informasi lain yang terdapat pada peta? Apalagi sejak kemerdekaan banyak daerah berkembang dan muncul koata-kota baru? Hal ini mengundang perdebatan. Mungkin jawaban yang bijak adalah lebih baik kita membekali peserta didik dengan keterampilan  menggunakan peta dengan skala, legenda, dan indeks dihalaman akhir peta/atlas.

  1. b.      Indikator

Setelah selesai proses belajar mengajar peserta didik dapat :

  • Mengajukan pertanyaan sebanyak mungkin sambil mengamati peta

Provinsi Sumatera Selatan (disesuaikan dengan tempat masing-masing)

  • Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan guru dengan

mencari data yang terpapar pada peta Provinsi Sumatera Selatan.

  1. c.       Bahan dan alat

Bahan dan alat yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Peta/atlas
  • Kertas untuk menjawab tugas-tugas
  • Alat-alat tulis.

 

  1. d.      Skenario pembelajaran (waktu disesuaikan dengan tempat masing-masing)

 

 Langkah-langkah kegiatan adalah sebagai berikut :

  • Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  • Membentuk kelompok yang anggotanya 4-5 orang, dan membentuk ketua kelompok , sekretaris kelompok  dan anggota.
  • Kepada setiap peserta/kelompok dibagikan satu buah peta provinsi Sumatera

Selatan/Atlas, sambil mengamati peta provinsi Sumatera Selatan/Atlas kelompok

membuat pertanyaan sebanyak mungkin : (20’).

  •   Setiap kelompok menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam daftar dengan mencari   data dari peta/ atlas tersebut : (20’)
  •   Setiap kelompok membuat pertanyaan yang menggunakan skala dan indeks

A s.d Z

  Jawaban dari diskusi kelompok diharapkan seperti berikut ini

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1.2.3. 

4.

 

5.

 

6.

 

7.

 

dstrnya

Apakah nama ibu kota Provins Sumatera Selatan?Terdiri dari berapa kabupaten dan kota Sumatera Selatan?Gunung apa yang terkenal di Sumatera Selatan?Sungai apa yang terkenal di Sumatera SelatanDanau yang terkenal di Sumatera Selatan?Hasil bumi apa saja yang terkenal di Sumatera Selatan

Apa saja hasil pertanian yang terkenal dari Sumatera Selatan?

…………………………

Palembang13 kabupaten dan 4 kotaGunung Dempo 

 

Sungai Musi

 

Danau Ranau

Minyak, semen dan batu bara

 

Karet, kopi, kelapa sawit, beras, dan sayur-sayuran

…………………………………………

 

  1. Membuat Model Dari  Pasir
  1. a.      Pengantar

Seperti apa yang sudah kita bahas dibahagian terdahulu bahwasa model adalah tiruan benda asli yang ukurannya diperkecil, yang karakteristik benda aslinya masih ada pada model. Model adalah alat peraga pilihan pertama jika benda aslinya tidak ada. Untuk membuat model dapat menggunakan bahan-bahan yang sudah tersedia di lingkungan kita. Untuk itu peserta didik diajak mencoba bagaimana membuat medel dari tanah dan pasir.

  1. b.      Indikator

Setelah selesai proses belajar mengajar peserta didik dapat :

  • Membuat model suatu peta lokasi yang dikenal di daerah sekitarnya

dengan menggunakan pasir, air, tumbuhan, kapur berwarna atau

blau dan lain-lain yang diperlukan untuk simbol/legenda

  • Membuat model suatu peta lokasi yang terkenal di daerahnya dengan

menggunakan pasir

  • Menggambarkan peta lokasi tersebut dengan menggunakan

simbol/legenda, lalu menghubungkan model dan peta dengan benang

 

  1. c.       Bahan dan alat

Bahan dan alat yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Pasir lebih kurang 2 karung (secukupnya)
  • Air  secukupnya
  • Tumbuhan (sesuai yang diperlukan)
  • Kapur berwarna biru atau blau (disesuaikan)
  • Triplex sebagai alas
  • Pelastik yang di pasangkan diatas triplex agar air tidak merembes
  • Benang wol warna warni (disesuaikan)
  • Selotip
  • Karton Manila
  • Spidol warna

 

  1. d.      Skenario pembelajaran (waktu disesuaikan dengan tempat masing-masing)

 

 Langkah-langkah kegiatan adalah sebagai berikut :

 

  • Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  • Membentuk kelompok yang anggotanya 4-6 orang, dan membentuk ketua kelompok , sekretaris kelompok  dan anggota.
  •  Kepada setiap kelompok ditugaskan untuk  membuat model
  •  Peserta didik dibimbing untuk membuat jaringan topik ”membuat model dari pasir”. Pertanyaan penuntun adalah : Model apa yang dapat dibuat dengan menggunakan pasir? (20 menit)
  • Setelah model selesai dibuat, setiap kelompok membuat peta yang menggambarkan objek dalam model. Dalam peta hanya digunakan simbol atau legenda. Perhatikan arah utara, kemudian dipasang benang wol yang menghubungkan objek pada model dan simbol pada peta

Menunjuk-

kan:

1. Erosi

2. Longsor

3.Peresapan

   dengan   

   mengguna

   kan air

 

Lihat bagan berikut!

 

 

          Jawaban dari diskusi kelompok diharapkan seperti berikut ini .

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1.2.3. 

4.

 

5.

 

6.

 

7.

 

dstrnya

Apakah nama ibu kota Provinsi Sumatera Selatan?Terdiri dari berapa kabupaten dan kota Sumatera Selatan?Gunung apa yang terkenal di Sumatera Selatan?Sungai apa yang terkenal di Sumatera SelatanDanau yang terkenal di Sumatera Selatan?Hasil bumi apa saja yang terkenal di Sumatera Selatan

Apa saja hasil pertanian yang terkenal dari Sumatera Selatan?

…………………………

Palembang13 kabupaten dan 4 kotaGunung Dempo 

 

Sungai Musi

 

Danau Ranau

Minyak dan batu bara,semen

 

Karet, kopi, kelapa sawit, beras, dan sayur-sayuran

…………………………………………

 

CATATAN : Disetiap kelas dapat disediakan sebuah bak pasir dengan ukuran

panjang 100 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 30 cm, yang dapat

digunakan untuk alat peraga IPS. Selamat mencoba karena ini

murah apalagi anak senang bermain dengan pasir. Selamat

mencoba semoga anda puas. Amin

DAFTAR PUSTAKA

 

 Dirjen Dikdasmen. (2004). Materi Pelatihan Terintegrasi Pengetahuan Sosial. Jakarta :

Depdiknas

Hamzah B. Uno. Model Pembelajaran (Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang    

           Kreatif dan Efektif). Jakarta : Bumi Aksara

Istarani. 2011. 58 Model Pembelajaran Inovatof. Medan : Media Persada

Jaka Siswanta dan M. Irsan (2008). Penerapan dan Pengembangan Strategi

           Pembelajaran  PKn Untuk Guru MTs. Jakarta : Departemen Agama RI

Kasinyo Harto dan Abdurrahmansyah. (2009). Metodologi Pembelajaran Berbasis  

            Aktive Learning , Palembang – Sumatera Selatan : Grafika Telindo Pres.

Sumaatmadja Nursid. (2007) . Konsep Dasar IPS. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sumantri, Moh. Nukman. (2001).  Menggagas Pembaruan Pendidikan IPS. Bandung :

Rosdakarya Remaja.

Supriawan, Dedi & A. Benyamin Surasega. (1990). Strategi Belajar Mengajar. (Diktat

Kuliah). Bandung : FPTK-IKIP Bandung.

Udin S. Winataputra. (2003).  Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Pusat Penerbitan  

Universitas Terbuka.

Wina Senjaya. (2008).  Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses

             Pendidikan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.