Seminar Terkait Jabfung Widyaiswara Di Gelar

0
48
Palembang (07/10/2015) Balai Diklat Keagamaan Palembang kembali menggelar Seminar yang dikhususkan membahas dan mengulas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN dan RB) nomor 22 tahun 2014 terkait kebijakan pembinaan widyaiswara dan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (Perkalan) nomor 26 tahun 2015 tentang pedoman penilaian angka kredit jabatan fungsional widyaiswara.

Dalam sambutannya Kepala BDK Palembang mengatakan bahwa “Terbitnya Permen PAN dan RB Nomor 22/2014 dan Perkalan Nomor 26 /2015 ini menuntut peningkatan keterampilan dan kapasitas tenaga pengajar atau widyaiswara kita dalam upaya meningkatkan kualitas kediklatan. Kapasitas para widyaiswara sangat menentukan  peningkatan kualitas peserta diklat yang merupakan sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara di Kementerian Agama” ungkap Nyimas Mahani.
Selanjutnya Kasubdit Pemantauan Widyaiswara LAN-RI Sri Endah Mulyani, SE, M.Sc dalam pemaparannya mengungkapkan terbitnya Permen PAN dan RB  dan Perkalan ini saling berhubungan satu dengan lainnya terkait peningkatan fungsi dan kewenangan widyaiswara. Tentunya ini bertujuan agar widyaiswara yang  memiliki kewajiban mencetak SDM aparatur berkualitas dan profesional bisa diwujudkan.
“Kedepan kita tidak saja mendidik, mengajar dan melatih (dikjartih) tetapi terjadi perubahan signifikan baik definisi maupun kewenangan secara keseluruhan. Diantaranya, evaluasi, pengembangan kediklatan termasuk penelitian,” ungkap Mulyani.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Widyaiswara BDK Palembang dan turut serta dihadiri Kasubbag Tata Usaha BDK Palembang Nurul Falah, SH, MM, Kasi Diklat Tenaga Administrasi Mursidah, S.Ag, MM dan Kasi Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Drs. H. Arion, S.IPI, M.Si [AMZ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.