Reformer Diklatpim IV Pola Baru Menuangkan Buah Pikirannya Hari Ini

0
23

Palembang (Diklat NEWS) sebanyak 30 Orang peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Kementerian Agama se-Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (03/09/2015) pagi mempresentasikan Rancangan Proyek Perubahan. Pada tahapan ini peserta Diklatpim atau disebut sebagai reformer diberikan kesempatan untuk mempresentasikan proyek perubahan yang telah disusun dihadapan examiner, mentor, coach, dan juga reformer lainnya. Kesempatan ini merupakan langkah besar bagi reformer untuk menyajikan secara lengkap rancangan proyek perubahan yang akan dilaksanakan pada saat Breakthrough II nanti.

Memasuki tahapan ini, para reformer dibagi ke dalam 4 kelompok dan masing-masing reformer didampingi oleh mentor, coach, dan examiner. Adapun coach yang terlibat pada kegiatan seminar ini adalah H. Salman Saesar, SE, MM, Drs. H. Taufiqurrohman, M.Pd.I, Drs. Abu Bakar, MM dan Weldan F. Smith, S.Pd, M.A.P.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing reformer diberikan keleluasaan untuk mempresentasikan proyeknya selama 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan, evaluasi, dan diskusi oleh examiner, mentor, coach, dan juga reformer lainnya. Beberapa catatan-catatan penyempurnaan diberikan kepada reformer dalam rangka memperkuat kesiapan implementasi proyek perubahan tersebut nantinya. Keberhasilan reformer pada tahapan seminar presentasi proyek perubahan ini dinilai dari kemampuannya menyajikan proyek perubahan dan mengintegrasikan berbagai masukan untuk penyempurnaan proyek perubahan yang akan dilaksanakan. Selain itu, kriteria atau indikator utama lainnya yang digunakan dalam penilaian terdiri dari jenis perubahan, cakupan manfaat perubahan, kejelasan tahapan perubahan, dan peta stakeholder.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang Dra. Hj. Nyimas Mahani, MM menjelaskan bahwa inovasi atau pembaharuan dapat terlihat dari ide atau gagasan yang ditawarkan, kemudian proses untuk mewujudkan gagasan tersebut, hingga dapat terus berkelanjutan dijalankan dalam suatu kerangka sistem organisasi.

Ditambahkan oleh H. Salman Saesar, SE, MM bahwa batasan perubahan yang dilakukan oleh reformer Diklatpim IV ini disesuaikan dengan lingkup teknis/ operasional pada tataran kegiatan level eselon IV. Ditambahkan pula bahwa kegiatan evaluasi oleh examiner terhadap proyek perubahan dari reformer pada dasarnya merupakan upaya untuk lebih mendorong dan memantapkan keberhasilan proyek akan dilaksanakan.

Seminar Presentasi Proyek Perubahan ini selayaknya seminar proposal dari proyek perubahan yang disusun oleh Peserta Diklat. Salah satunya adalah Proyek Perubahan yang disampaikan oleh Peserta Diklatpim IV dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Sukran Jayadi, S.Sos.I, M.Pd.I yang mengambil judul “Pendataan Berbasis Website Untuk Mempercepat Layanan Informasi Seni Budaya Islam di Provinsi Bengkulu.

Menurut Sukran Jayadi dari hasil pemaparannya diharapkan nantinya Proyek Perubahan ini dapat menyediakan data Lembaga Seni Budaya Islam se-Provinsi Bengkulu yang up to date, akurat dan akuntabel. Ditambahkan Sukran tujuan jangka panjang dari Proyek Perubahan ini dalam rangka upaya pengembangan, pembinaan seni budaya islam baik secara kelembagaan dan masyarakat [AMZ].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.