PENDIDIKAN INVESTASI MASA DEPAN

0
73

PENDIDIKAN INVESTASI MASA DEPAN

Oleh: MARZAL, M.Pd

Widyaiswara BDK Palembang

Adalah benar ungkapan yang menyatakan bahwa majunya suatu bangsa  sangat bergantung pada keadaan pendidikan masyarakatnya / warganya. Sebagaimana pengalaman menunjukkan pada bangsa Jepang, sekitar abad ke-18 dimana mereka ditinggalkan oleh bangsa – bangsa didunia, namun mereka segera menyadari dan para pemimpin mereka segera mengambil langkah dan kebijakan dengan mempelajari dan menterjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan kedalam bahasa mereka agar dapat dipelajari secara merata oleh rakyat Jepang. Akhirnya kurang dari satu abad kemudian bangsa Jepang dapat membangun negara mereka dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhasil mereka kembangkan sendiri, yang memiliki daya saing sehingga Jepang sekarang dikenal sebagai salah satu negara maju di dunia yang sangat dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Hal ini sejalan dengan hadist Nabi  Muhammad S.A.W yang artinya: Kalau kita mau bahagia di dunia harus dengan ilmu, mau bahagia di akhirat harus dengan ilmu, mau bahagia keduanya (di dunia dan di akhirat) harus dengan ilmu.

Kalau kita implementasikan (baca: terapkan) ungkapan, pengalaman bangsa Jepang dan anjuran hadist nabi diatas ke Indonesia sungguh sangat tepat mengingat potensi sumber daya alam yang sangat melimpah di Indonesia ini dan butuh pengelolaan yang maksimal, misalnya dibidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, pariwisata serta kerajinan tangan (handycraft) karena banyak sekali bahan-bahan baku kerajinan di Indonesia ini tidak termanfaatkan dengan baik (baca: sia-sia) padahal di negara lain sangat bermanfaat dan bisa dijadikan industri kecil (Home industry) unggulan, serta makanan khas yang dapat dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi mata pencaharian bagi masyarakat yang sangat menjanjikan dan prospektif.

Untuk pemanfaatan, pemberdayaan dan pengolahan potensi tersebut harus ada ilmunya, maka dari itu pendidikan di Indonesia baik formal maupun non formal (pendidikan luar sekolah), baik negeri maupun swasta benar-benar harus diperhatikan dan dikembangkan mengingat fungsinya sebagai pusat ilmu pengetahuan. Lebih – lebih ditahun – tahun yang akan datang ada niat baik dan keinginan besar dari masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia menjadi sebuah Negara maju untuk dibangun dan dikembangkan.

Dalam mewujudkan niat baik dan keinginan besar masyarakat  serta para pemerintah tersebut, lembaga – lembaga pendidikan, para tenaga pendidik dan masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting untuk membangun Indonesia  yang lebih maju, adil dan sejahtera dimasa – masa yang akan datang. Dalam rangka itu pula pemerintah Indonesia, guru-guru, Kepala sekolah dan masyarakat harus bekerja sama dan saling bersinergi satu sama lain, misalnya pemerintah Indonesia harus membantu penyelenggaraan pendidikan dengan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) minimal 20% untuk sektor pendidikan sesuai dengan undang-undang dan membuat kebijakan – kebijakan pendidikan yang mengarah pada potensi-potensi sumber daya yang ada di Indonesia. Sementara itu guru – guru dan Kepala sekolah serta penyelenggara pendidikan harus dapat melaksanakan tugasnya secara professional sesuai kebijakan pemerintah, yang artinya mereka harus fokus dan jangan melakukan pekerjaan lain (baca; bekerja sambilan) terlebih dahulu sebelum tugasnya sebagai pendidik dan guru selesai. Konsekuensinya pemerintah pusat juga harus berperan serta membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan dan mengembangkan fasilitas pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan para tenaga kependidikan, mungkin dalam bentuk tunjangan atau subsidi bagi guru-guru di seluruh Indonesia termasuk guru honorer, karena sebagian besar guru sekarang masih banyak yang honor lebih-lebih di daerah terpencil dan terluar atau perbatasan.

Dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah dan penyelenggaraan pendidikan berkualitas tersebut masyarakat juga harus berperan aktif untuk melakukan pengawasannya (kontrol) sehingga tidak terjadi penyelewengan yang mengakibatkan proses penyelenggaraan pendidikan akan terganggu atau terkesan asal-asalan, dalam hal ini anggota – anggota Komite Sekolah harus benar – benar diisi oleh orang-orang yang mempunyai kepedulian atau kepekaan terhadap kemajuan dunia pendidikan dan kemajuan Indonesia. Dengan demikian pendidikan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dan menghasilkan siswa-siswi yang berprestasi, produktif dan aktif sebagai investasi masa depan karena hasil dari pendidikan tersebut tidak hanya dinikmati dalam jangka pendek namun lebih dari itu hasilnya dapat kita nikmati bersama dalam jangka panjang secara teru-menerus tanpa henti dimasa-masa yang akan datang. Wallahu alam bissawaf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.