Pembukaan Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS Angkatan VIII s.d. X

1
46

Palembang, humas.

Balai Diklat Keagamaan Palembang, Rabu (5/4/2017) kembali mengadakan Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS Angkatan VIII s.d. X, Diklat ini merupakan Gelombang ke-III Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS, yaitu dari tanggal 5 s.d. 11 April 2017. Pembukaan Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS Angkatan VIII s.d. X dihadiri oleh Kasi Diklat Teknis Keagamaan, Drs. H. arion, S.IPI, M.Si, dan  Kasi Diklat Administrasi, Nurul Falah, SH, MM.

Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS ada 7 gelombang, dimana dua gelombang sudah dilaksanakan dengan sukses, dan ini merupakan gelombang ke-III. Diklat Calon Penyuluh Agama Non PNS diadakan di sebagian besar Balai Diklat Keagamaan yang berada di bawah Kementerian Agama, dimana ada 14 Balai Diklat Keagamaan di seluruh Indonesia, yaitu

  1. Balai Diklat Keagamaan Aceh,
  2. Balai Diklat Keagamaan Padang,
  3. Balai Diklat Keagamaan Medan,
  4. Balai Diklat Keagamaan Palembang,
  5. Balai Diklat Keagamaan Jakarta,
  6. Balai Diklat Keagamaan Bandung,
  7. Balai Diklat Keagamaan Semarang,
  8. Balai Diklat Keagamaan Surabaya,
  9. Balai Diklat Keagamaan Denpasar,
  10. Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin,
  11. Balai Diklat Keagamaan Makassar,
  12. Balai Diklat Keagamaan Manado,
  13. Balai Diklat Keagamaan Ambon,
  14. Balai Diklat Keagamaan Papua.

Dimana di setiap Balai Diklat Keagamaan mempunyai goal untuk terwujudnya visi dan misi Kementerian Agama. Salah satunya adalah mewujudkan kehidupan beragama yang kondusif, sejuk, dan toleran.

Kearifan lokal di Indonesia merupakan bentuk keharmonisan kehidupan berbangsa dan beragama, dimana permulaan perwujudan keharmonisan tersebut terbentuk dari kehidupan beragama yang sejuk, damai dan kondusif, salah satu faktor yang dapat mendorong dan mempercepat pembangunan di Indonesia adalah keharmonisan berbangsa dan bernegara, karena itu perlu dilakukan Diklat Calon Penyuluh Agama untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik. Penyuluh Agama merupakan garda terdepan bagi kehidupan beragama di Indonesia, untuk membawa agama yang rahmatan lil’alamin, sehingga kehidupan beragama yang sejuk akan mendorong harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara untuk ikut andil mendorong dan memepercepat pembangunan di Indonesia, baik itu pembangunan fisik maupun non fisik.

1 COMMENT

  1. Semoga acara seperti ini berkelanjutan dan menghasilkan para penyuluh agama yang menyejukkan masyarakat, insya Allah kamis 13 April ini saya bisa ikut serta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.