Benchmarking Peserta Diklat Lesson Study Ke SMAN Sumsel (Sampoerna Academy)

0
86

Palembang (Diklat NEWS) Sebanyak 30 Orang Peserta Diklat Teknis Peningkatan Kompetensi Lesson Study Guru Madrasah Angkatan II pada Rabu Pagi (05/08/2015) melakukan patok banding ke SMA Negeri Sumatera Selatan (SMAN Sumsel). Pemilihan lokasi patok banding di SMAN Sumsel dikarenakan sekolah ini merupakan salah satu sekolah unggulan yang telah mengimplementasikan Lesson Study pada setiap bidang mata pelajaran, kurikulum yang diterapkan telah mengadopsi kurikulum 2013 (K-13) dan telah memperoleh International General Certificate of Secondary Education (Sertifikat Internasional Pendidikan Menengah) yang dikembangkan oleh Cambridge International Examination serta dijadikan ujian internasional oleh CIE dan London Examinations.

Peserta diklat disambut langsung oleh Plt. Kepala Sekolah SMAN Sumsel Nanang Adi Prayitno, S.Pd beserta jajarannya di lantai 2 Learning Building dan turut di hadiri oleh Dra. Hj. Sumiati, M.Pd.I Pengawas PAI dan DR. Arwan, S.Ag Kepala Seksi Pembinaan SMA dari Disdikpora Kota Palembang, serta Pembimbing Kegiatan Benchmarking yaitu Dr. Isnaini, M.Ag dari UIN Raden Fatah Palembang dan Dra. Nelly Nurmelly, MM Widyaiswara Madya Balai Diklat Keagamaan Palembang.

Dalam kesempatan ini selaku Pembimbing dalam sambutannya Dr. Isnaini, M.Ag mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru terutama guru madrasah untuk dalam melakukan self improvement dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas nantinya.

“Lesson Study ini sudah lama diperkenalkan namun banyak para guru belum mengetahui bahkan enggan untuk melaksanakan lesson study ini, banyak faktor yang melatarbelakanginya. Dengan adanya kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi peserta dalam melakukan inovasi kegiatan belajar mengajar di tempart tugasnya nanti” ujar Isnaini.

Plt. Kepala Sekolah SMAN Sumsel dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan seperti ini dan beliau sangat berharap dapat dengar pendapat dan berbagi ilmu dengan para peserta.

“Kami sangat berterima kasih dipilihnya SMAN Sumsel ini sebagai lokasi benchmarking dari Diklat Lesson Study sebagai ajang sharing ilmu dalam rangka memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang. Pembelajaran di SMAN Sumsel ini mengadopsi pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah di Jepang namun belum seluruhnya, salah satunya yang kita terapkan disini adalah Lesson Study, tentunya semua ini kita lakukan dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak bangsa kita kedepannya” ujar Nanang.

Selanjutnya Peserta Diklat yang di bagi ke dalam 4 Kelompok sesuai dengan bidang masing-masing secara langsung didampingi oleh guru-guru SMAN Sumsel melakukan sessi observasi ke dalam kelas guna melihat secara langsung proses kegiatan belajar mengajar oleh guru [AMZ].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.